Wednesday, 2 December 2015

Kejutan dari Bapak

29 November 2015, 11.30 WIB.

Bendera merah tanda ada yang meninggal berkibar di 2 pertigaan sebelum menuju rumah.
Bapak?
Tidak mungkin. Bapak sehat. Bapak masih bercanda melalui telephone malam yang lalu. Tepat malam sebelum sorenya bapak meninggal, 28 November 2015 pukul 17.30 WIB.

Tetapi, jasad Bapak sudah didepan mata dibalut kain mori putih bersih kemudian diselimuti kain jarik cantik. Bapak menyambut kehadiran anaknya dengan cara seperti ini. Ya, Bapak sudah tiada

Lutut lemas, semua persendian seketika melunak tak bertulang. para kerabat menahan badanku yang tak mampu lagi berjalan setegap biasanya.

Pak, tanggal 30 Desember nanti aku pulang untuk memberimu kejutan ulang tahun di 31 Desember 2015. Tidak sabarkah Bapak menunggu?

Tidak apa. Kami sudah lega, kami sudah ikhlas. Karena kami yakin Bapak bahagia disana bukan? melihat anak istri dan menantunya dari surga sana.

Bagaimana surga pak? Suatu saat kita berkumpul lagi disana ya.

Terima kasih atas doa Bapak untukku
Terima kasih atas begitu ketatnya aturan Bapak yang kini aku tahu itu demi kebaikanku
Terima kasih atas kejutan untuk kami belajar ikhlas

Selamat beristirahat dengan tenang, Bapak! 
Kami mencintaimu.

Alm. Abdul Rosyid
31 Desember 1949 - 28 November 2015
(foto diambil beberapa bulan lalu untuk mendaftar haji)

0 comments:

Post a comment