yang tak terlupakan,19 Januari 2013.

Jalan-jalan sama temen kuliah.

Puluhan Pantai Cantik Di Gunungkidul Yogyakarta

Butuh Referensi pantai-pantai di Jogja?? cuss klik judulnya!

Pantai Jungwok dan Pantai Greweng

Adventure is out there!!!

Les dan Privat Akuntansi Yogyakarta

hai!kamu yang di jogja (SMA/SMK/Perguruan Tinggi) lagi bingung sama yang namanya akuntansi?? jurnal jurnal ampek laporan keuangan?? yuk les/privat akuntansi

Friday, 22 August 2014

Tofu

Healthy desert satu ini Tofu namanya. Dari soya yang disajikan nikmat dan cantik dengan berbagai topping dan rasa.

Sunday, 17 August 2014

Surat Untuk Ruth

Baru kali ini aku menunda-nunda membaca novel yang aku beli. Bukan karena malas. Melainkan, aku merasa novel ini akan sangat menyakitkan ketika dibaca. Melihat banyak tweet mention penggalan kalimat isi novel ke @benzbara si penulis cerita. Semuanya menyakitkan. Dan semakin membuatku untuk segera membelinya.
Kemaren sore aku membelinya. Sesampai di kos pun aku sama sekali tak ingin langsung membukanya. Baru tadi siang aku membukanya dan benar saja, prolognya sudah lumayan membuat aku menghela napas panjang.

"Selamat membaca. Selamat kehilangan"

Kurang ajar banget kan?

Novel ini berisi kumpulan surat sesorang laki-laki untuk perempuan yang sangat ia cintai. Aku pun baru membaca 2 surat (2 bab). Itupun aku sudah berlinangan air mata dan memutuskan untuk melanjutkannya besok.

Sesakit apalagi yang aku dapatkan saat membaca surat yang lainnya lagi? Mari kita lihat besok. Hehe..

Dirgahayu Negeriku.

Selamat mengenang para pejuang dalam setiap prosesi upacara kemerdekaan. Setiap langkah sigap dan tegas para tentara dan pelaku para petugas upacara, setiap suara lantang yang mereka serukan sebagai aba-aba bagi para petugas dan peserta upacara, kita bisa sedikit membayangkan atau merasakan apa-apa saja yang para pejuang kemerdekaan lakukan dahulu ketika berjuang untuk merdeka dan melawan para penjajah. Yang membedakan adalah senjata dan seruan lantang. Dulu para pejuang membawa senjata seadanya berupa bambu runcing dengan seruan lantang menggugah semangat para kawannya untuk berperang meraih kemerdekaan. Tapi kini bambu runcing itu telah berubah menjadi senjata yang semakin canggih dan seruan lantang dalam menyiapkan pasukan serta suara lantang "merdeka!!"

69 tahun sudah kita merdeka. Tak lagi dijajah oleh negara lain. Tapi perjuangan tak cukup sampai disitu. Masih banyak yang harus kita lakukan untuk mempertahankan kemerdekaan tersebut. Salah satunya adalah dengan menjadi warga NKRI yang baik, yang mampu menjadikan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dalam setiap komponennya.

Bersediakah kalian melakukannya, demi apa yang telah para pahlawan perjuangkan?

Tuesday, 12 August 2014

Hujan yang dirindukan

Dulu aku sangat membenci hujan. Ada rasa gerah pada awal kemunculannya. Kemudian gelap, banyak acara yang kemudian harus dipending, bikin males keluar, bahkan aku harus mematikan semua listrik termasuk tv jika di rumah. Itu perintah Bapak yang katanya bisa disamber petir listriknya. Iya ajaa.

Tapi semenjak aku tinggal di Pontianak aku sangat menghargai apa itu hujan. Hujan adalah anugerah terindah ketika aku di Pontianak. Disini panas (Kota Khatulistiwa). Panasnya beda seperti yang aku rasain di kota panas lainnya seperti Surabaya dan Kupang.
Yang paling fatal jika kemarau disini adalah sulitnya air bersih, dan udara makin tidak sejuk. Dari situlah aku mulai menantikan hujan turun. Bau basahnya, dinginnya, suara airnya, sungguh membahagiakan sekali.

Allah Maha Asyik. Dia menciptakan keadaan yang berbeda-beda pada setiap daerah. Dari situlah manusia akan belajar menghargai apa yang Allah berikan di muka bumi, yaitu hujan.

Terima kasih, Kau telah menempatkanku di suatu daerah yang membuat aku belajar banyak hal, menghargai perbedaan ciptaan-ciptaan Mu misalnya.

Pontianak, luar biasa. :)

Bingke Berendam

Kue ini khas Pontianak. Khas Kalimantan pada umumnya. Karena teman masa kuliah saya yg dari banyak penjuru Kalimantan pernah bercerita tentang ini. Manis dan legit rasanya.

Renungkan (2)

Setiap manusia mempunyai target dalam kehidupannya. Kemudian ada ambisi yang melekat dalam dirinya untuk mencapai target tersebut. Berambisi seolah olah target tersebut harus dan pasti tercapai tanpa mengingat lagi apa itu takdir. Lantas, ada kekecewaan besar menimpanya karena ambisi tersebut. Jalan hidup seseorang memang sudah digariskan oleh Allah SWT. Tetapi manusia bisa merubah goresan jalan hidup tersebut sedikit saja dan tentunya dengan ijin Allah SWT. Semua hasil pencapaian harus dikembalikan kepada yang diatas bahwa itulah yang terbaik untuk kita.
Ambisi? Mungkin lebih tepatnya adalah proses mencapai target secara maksimal . Jadi seandainya saja tak dapat mencapai target tersebut, kita masih bisa bersyukur dan tentu kekecewaan tidak begitu pekat dirasa.  Bagaimana melewati proses tersebut lah yang harus seseorang garis bawahi. Karena itu lah yang akan menentukan hasil akhir. Dalam proses tersebut kita seimbangkan antara berusaha dan berdoa. Maka kita akan siap menerima hasil akhirnya dengan rasa syukur, sesuai target atau bahkan jauh dari target.

Monday, 11 August 2014

Yang jauh yang rindu

Aku masih ingat betapa senangnya ketika menggenggam tiket PON-JOG di tangan

Aku masih ingat betapa deg-deg-an nya aku ketika akan ada suatu acara yang memungkinkan aku mengundurkan niatku berlebaran di rumah bersama keluarga
Aku masih ingat betapa pedih, perih, sakitnya dan ah--tak bisa aku lukiskan dengan kata-kata ketika berhadapan dengan kenyataan bahwa "Lek Luqman" -adeknya Ibu- telah menghadap kepada-Nya
Saat itu, lemas, bumi runtuh. tidak, lebih dari itu. Beliau, salah seorang yang memberi support luar biasa ke aku dalam berbagai hal. Dia sangat menyanyangi Ibuku, serta anak-anaknya. Lebih dari cerita ini, dia adalah yang menjadi salah satu orang yang sangat ingin aku temui sepulang dari Pontianak, lebaran tahun ini.
Aku masih ingat bagaimana rasanya aku memaki Lek Luqman "kenapa kau tak ingin menungguku? seminggu lagi aku pulang!!!!"
Aku masih ingat betapa leganya bahwa bisa aku pastikan aku pulang tanpa harus mengikuti acara tersebut
Aku masih ingat betapa lucunya yang terjadi pada diriku di H-1 kepulanganku, sangat lucu. :)
Aku masih ingat betapa lamanya jarum jam bergerak di hari itu
Aku masih ingat bagaimana rasanya aku duduk di pesawat waktu itu, terlelap sebentar, berharap waktu berasa cepat dan tiba-tiba sudah landing di Kota Gudeg.
Aku masih ingat betapa...............bahagianya bertemu dengan kakakku, adekku, serta salah satu anak dari Lek Luqman berdiri menyambutku di pintu kedatangan. 
Aku masih ingat betapa serunya di dalam mobil, perjalanan menuju Klaten, rumah. Menuju kedua orang tuaku yang sudah menyiapkan soto panas pesananku. Hehee.
aku masih sangat ingat, ketika itu Ibu sudah menungguku di tepi jalan depan rumah.
Dan aku masih sangat itu, dekapan, pelukan erat nan hangat Ibu Bapakku. 

Aku masih ingat, bahkan tak kan berniat melupakannya. Itu membuat rindu yang kemudian menjadikanku seorang anak yang akan terus berusaha sekuat tenaga menjali apa saja yang sudah digariskan oleh-Nya, demi mereka...keluarga.

Satu hal yang dapat kita pelajari disini adalah jadikan suatu kerinduan sebagai hal yang membuat kita menjadi pribadi yang baik untuk orang yang kita rindukan. Kelak pertemuan akan datang, dan kita bisa bicarakan semua hal yang kita dapat kepada mereka. Entah suka ataupun duka, mereka menerima. Kemudian jika memang ada suatu pertemuan yang entah kapan datangnya dikarenakan sudah mendahului kita menghadap-Nya, ceritakan semua kebahagian kita melalui Al Fatihah dan beberapa doa terbaik kita untuknya.

Ibu dan Lek Luqman (in memoriam)





Sunday, 10 August 2014

Renungkan (1)

Menjadi makhluk Allah yang paling sempurna di muka bumi ini harus menjadikan kita sebagai makhluk hidup yang berkembang secara positif. Dengan kesempurnaan kita sebagai makhluk hidup yang diberikan oleh Allah kelebihan berupa cara berpikir dengan otak yg jauh lebih sempurna dari makhluk hidup lainnya, seharusnya kita bisa memanfaatkan itu untuk sesuatu yang lebih juga dibandingkan makhluk hidup yang lainnya. Seperti, saling tolong menolong terhadap yang lainnya, menjaga lingkungan sekitar (semua komponen kehidupan), dan masih banyak lagi. Intinya, minimal kita bisa saling menjadi bermanfaat bagi yang lainnya. 
Pada akhirnya kita akan menyadari suatu saat nanti, ketika kita dimintai pertanggungjawaban kita selama di dunia dengan cara menginterogasi semua organ tubuh kita terlebih dahulu dan kita tak mampu berbohong.

Tentunya kita pasti ingin menjadikan anugerah yang Allah berikan tidak menjadi sia-sia di kehidupan dunia yang sangat sebentar ini bukan?

Wednesday, 6 August 2014

Jasa Penyelesaian soal / tugas Akuntansi

hallo... teman-teman dari Les & Privat Akuntansi Yogyakarta dan semuanya !!

Dikarenakan permintaan untuk les akuntansi di Jogja semakin meningkat tetapi saya sudah tidak tinggal di Yogyakarta lagi, saya menawarkan beberapa solusi untuk teman-teman yang butuh pemecahan soal pelajaran/mata kuliah akuntansi. Gimana caranaya??

  • temen-temen dapat menghubungi saya melalui telp/sms di nomer 085712688644, WA 081350401864 pin 7CDB4C88 untuk membicarakan mengenai jenis soalnya. 
  • setelah itu, teman-teman bisa mengirimkan soalnya ke email saya shifashipe@gmail.com (bisa bentuk ms.office atau scan)
  • setelah soal dapat terselesaikan, barulah kita deal biaya. murah meriah tergantung bentuk soal. 
  • dalam menjawab soal tersebut akan saya cantumkan proses pengerjaannya / cara-cara penyelesaiannya. agar bisa untuk dipelajari teman-teman lagi.
  • setelah selesai saya kerjakan akan saya kirimkan jawaban beserta invoice pembayaran ke email.

Regards,


Zaina Shifa

Friday, 1 August 2014

berburu kain

Bukan yang pertama kalinya aku masuk ke toko kain. Hanya sekedar masuk dan tak ikut berpikir kain seperti apa yang akan dibeli. Setidaknya aku hanya berpartisipasi untuk mengantar Ibu membeli kain. Di Klaten, toko kain ada di seputaran Matahari Mall. Disitu berjajar toko-toko kain dengan para SPG yang sudah siap menyambut calon pembeli di pintu toko. 
Ibu sudah memiliki toko langganan. Tapi terkadang dia harus berpindah2 toko demi mendapatkan kain yang pas dan cocok tentu dengan harga yang sesuai.

Nah, untuk pertama kalinya aku merantau dan mengurus semuanya sendiri. Ini pun bersama teman kantor memburu kain untuk memperingati acara khusus. Seperti HUT Kota Pontianak. Kita mau bikin Baju Kurung. Karena aku juga kurang tahu ya tetaplah anak muda ngikut sajaa.