yang tak terlupakan,19 Januari 2013.

Jalan-jalan sama temen kuliah.

Puluhan Pantai Cantik Di Gunungkidul Yogyakarta

Butuh Referensi pantai-pantai di Jogja?? cuss klik judulnya!

Pantai Jungwok dan Pantai Greweng

Adventure is out there!!!

Les dan Privat Akuntansi Yogyakarta

hai!kamu yang di jogja (SMA/SMK/Perguruan Tinggi) lagi bingung sama yang namanya akuntansi?? jurnal jurnal ampek laporan keuangan?? yuk les/privat akuntansi

Monday, 29 December 2014

1 Tahun, seterusnya dan selamanya.

28 Desember 2013
I love you,

28 Desember 2014
I love you,

dan untuk seterusnya.

Terkadang untuk melengkapi kebahagiaan sendiri adalah dengan cara menempatkan seseorang yang bisa melengkapi kita. Ya, satu-satunya alasan kita bertahan dalam menghadapi gelombang adalah karena kita saling melengkapi. Plus-minus diantara kita, seimbang. 

Bahkan untuk membahagiakan satu sama lain disaat perbedaan mengepung adalah mengingat adanya kalimat manis sesimpel aku mencintaimu. Itu cukup, hingga sampai pada waktunya (seterusnya-selamanya) hal tersebut dikukuhkan resmi. Secepatnya. Semoga. Aamiin.





Monday, 15 December 2014

Surat Untuk Penghuni Surga (Buku Dua)

Hai... beberapa waktu yang lalu mengikuti #ProyekMenulis dari @nulisbuku lagi. Kali ini agak berbeda, cerpen berbentu surat untuk seseorang. Tema kali ini yaitu Surat Untuk Penghuni Surga. Awalnya agak ragu. Kebetulan pas meninggalnya Alm. Lek Lukman dan dalam keadaan aku tak bs datang melayat langsung karena berada di Pontianak.

Terbesit untuk membuat Surat tersebut untuk Beliau. Awalnya ragu. Akan sangat sulit untuk menuangkan kata-katanya. Dan benar saja, baru beberapa kalimat sudah berurai air mata. cukup singkat menulisnya yang lama adalah menata hati dengan kata. Selesai dan akhirnya tepilih. (Read more: Buku proyek menulis SUPS)

Judul Suratku "Aku Pulang dan Kau Tak Ada". Masuk dalam Buku Dua Surat Untuk Penghuni Surat.


Untuk pemesanan bisa ke nulisbuku,com

itu saja.

yang jauh kemudian dekat
yang dekat, mendekat kemudian menjadi jauh
bukan inginku dan kita
Tuhan beri jalan pada masing-masing perasaan
berbelok, lurus.

bukan kah sewajarnya kita meluruskan.
meluruskan perasaan, pikiran, logika dalam satu niat
niat kita sudahkah sama?
tujuan kita sudahkah sama?
berpulang di rumah yang sama
bermalam di rumah yang sama
menua bersama

lantas kapan? 

menunggu aba-aba dari Tuhan
itu saja.
 

Sunday, 2 November 2014

Ribuan Doa

Dalam satu hela nafas terdapat ribuan doa untuk ribuan nama. Ribuan harapan yang teruntai menunggu diijabah Sang Maha Kuasa.  Ribuan doa yang akan terus bertambah sepersekian detiknya. Manusia memang tak pernah cukup puas dalam meminta dan menerima. Kelak akan merasa kurang dan kurang.

Seperti cinta dan kasih sayang. Setiap manusia memiliki sisi keegoisan masing-masing mengenai dua hal itu. Tak cukup perhatian, cinta memaksa untuk harus seutuhnya didapatkan dan untuk segera dimiliki.

Kini aku dalam fase menunggu untuk dikukuhkan dalam sebuah keegoisan memiliki sesuatu dengan seuutuhnya. Ini egois. Mengapa tidak? Masih terdapat jalan panjang membentang yang dapat dipastikan akan terdapat banyak belokan atau jalan yang curam. Aku -kita- sepantasnya masih harus untuk lebih saling mendalami satu sama lain. Masih ada tanah  yang harus digali lebih dalam.

Kira-kira begitu cinta seharusnya didapatkan. Semua harus berawal dengan doa, berjalan dengan doa dan diakhiri pun dengan doa. Ribuan doa tersebut kelak satu persatu akan dikabulkan. Akan ada waktu dimana Tuhan mengabulkan harapan setiap manusia di waktu yang tepat. Di waktu yang tepat pula cinta itu akan dikukuhkan dengan Asma Allah.

Sunday, 12 October 2014

Diet Mayo #day7

Hari Minggu. Harinya bermalas2an. Pagi, aku sarapan beli pecel sama kayak beberapa hari yg lalu. Request khusus sayuran aja dan tanpa garam.

Untuk siang aku bikin nutrijel melon (gula dikit) dan makan buah pisang.

Dinner, ga begitu laper sih. Makan pisang aja dan banyak minum ait putih.

Diet Mayo #day6

Minum juuuuus buah teruuuuus seharian. Heheee. Males sih mau masak2.

Diet Mayo #day5

Breakfasnya teh seperti biasa. Untuk lunch masih kukus ayam dengan sayur sama seperti sebelumnya. Wortel, kacang panjang, kacang polong, dan ditambah brokoli.

Untuk dinner, aku beli pecel di luar dan bumbunya aku request hanya sayuran aja dan yg pasti tanpa garam. Lumayan kaget juga yang jual. Hehe... tetep enak kok rasanya. Sehat!!

Oya...di hari ke 5 aku turun 3kg. Ga begitu surprise sih karena emang tujuan ku bukan buat nurunin berat badan. Tetapi untuk detox. Alhamdulillah badan lebih berasa enakan dari sebelumnya.

Diet Mayo #day4

Kebetulan pas hari kamis. Dan aku berpuasa. Untuk sahur aku cuma minum air putih. Karena males juga sih kalau sahur gitu. Untuk dinner (buka puasa) aku kukus dada ayam dan sayurnya wortel, kacang panjang, kacang polong, jagung dan sedikit kentang.

Untuk foto ada di ig: zshifa

Wednesday, 8 October 2014

Diet Mayo #day3



breakfast : teh anget, ubi rebus setengah potong

lunch : ubi setengah potong, kentang wortel dan brokoli di tumis dengan olive oil dan sedikit blackpepper, fillet ikan di oven dgn sedikit olive oil, buah jambu air.

dinner : 

Tuesday, 7 October 2014

Diet Mayo #day2

The Journey to be Healthy and Happy!
Baru jalan 2 hari, dan sepertinya aku udh mulai terbiasa. Menu aku modif sesuai seleraku. Tapi setiap lunch aku ga 
pernah habis sayurnya. Entah karena kenyang atau eneg krn hambar. Tapi itu ga masalah, semuanya baik2 aja.
Laper ngga begitu banget2 ampe lemes. Komitmen buat #nodrama jg sih. Rintangan mulai berdatangan, seperti hari ini tadi di kantor dpt oleh2 coklat dari temen yg hbs holiday ke KL. Duuh..tp yg namanya udh komitmen ya ga boleh nyerah dan pasrah dengan nikmatnya coklat tersebut. Katakan tidak!! Hahaha. Akhirnya aku pun ngambil beberapa untuk ku simpan sendiri di kos untuk 12 hari yg akan datang. Hahha.
Oke, menu hari ini adalah....
Bfast: teh anget dan roti gandum
Lunch: 1jagung rebus, wortel dan kacang panjang kukus, buah pear dan yoghurt.
Dinner: sari kacang hijau dan buah apel.
Oya, belum cerita nih. Ternyata temen sekantor jg ada yg lg jalanin menu makan sehat. Cuma ga seketat aku yg bener2 tanpa garam. Ngga nyangka ada temen seperjuangan, ada temennya. Tiap pagi lihat2in menu deh. Jd tukar referensi menu utk hari selanjutnya. Horee!

Monday, 6 October 2014

Diet Mayo #day1

The Journey to be healthy and happy!!


Kira-kira begitulah temanya untuk diet mayo yang aku jalani ini. Niat utama ya untuk detox, otomatis sehat juga. Nah bonusnya, berat badan juga turun. hehee.. keren kan??

Pantangannya garam dan air es. Ada juga yg mengatakan tanpa nasi. Iya juga sih. Menu makanannya juga baiknya rebus atau kukus dan tak berbumbu. Dinner ngga boleh lebih dari jam 6 sore. Dan minimal minum air putih 8 gelas/hari.

Sebenernya ada menu khusus dari Mayo Clinic, cuma karena aku anak kos dan kerja juga jadi suka kesusahan kalau harus sesuai menu. Aku pun modif sedapatnya bahan makanan, ga neko2, gizinya dapet, sayur, buah, vitamin dan yang pasti tanpa garam dan air es.

ini menu diet mayoku #day1 :

breakfast: teh anget + tropicana slim
lunch: 1 buah telur rebus, 2 buah kentang rebus, 1 ikat bayam rebus (bentar), 1 buah mangga.
dinner: susu low fat dan 1 buah pear.
menu wajib: minim 8 gelas air putih.


semalem udah siapin untuk menu hari ini


this is it!

dan ternyata kentangku terlalu banyak porsinya, aku ngga habis. entah karena kenyang atau eneg karena ga berbumbu. cuma aku kasih blackpepper dikit sih. rasanya sudah sedikit pusing. Tapi sebelumnya googling emang day1-day3 tubuh sedang beradaptasi dengan program ini jadi wajar kalau akan ada rasa pusing, mual, itu lah detox sedang berlangsung.

semangat!!!

Friday, 26 September 2014

Maaf yang Tak Tersampaikan


Judul : Maaf yang Tak Tersampaikan
Pengarang : Rozalina Gun, Diannur Fajria, & ECA Lovers
Ukuran : 13 cm x 19 cm
Tebal : vi + 139 halaman
Harga : 36.000
PO sampai tanggal 30 September : 31.000

PEMESANAN :
Ketik:  
MTT# NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP
Kirim ke : 082333535560 

Saturday, 20 September 2014

I love you, D.

Terima kasih sudah mau mengenalku.
Terima kasih sudah mau menyelami perasaanku.
Terima kasih atas hubungan yang luar biasa ini.
Terima kasih atas doamu untukku-kita.

Maaf telah menjadi korban apa-apa saja yang terjadi padaku. Hehe
Maaf jika salahku terlampau banyak.

Kamu harus lebih mau bersabar untuk tetap dapat menggandengku.

Terima kasih banyak ya.
Satu pintaku, genggam terus tanganku ya. Jangan lelah.

I love you, D.

Aku, 23 tahun.

Hari ini adalah hari ulang tahunku. Tahun pertama berulang tahun dan jauh dari keluarga, sahabat, teman dan tentunya pacar. Huhuuu..

Sedih memang. Tapi alhamdulillah, kata mereka jauh di mata dekat di hati. Ciee....sedari semalam hingga sekarang mengalir deras ucapan serta doa dari keluarga, teman dan pacar.

Ibu pun mengirimiku sebuah paket dan sepucuk surat berisi ucapan selamat dan doa. Surprise!!!

Terima kasih Tuhan, terima kasih semuanya. Senantiasa memberiku doa dimanapun kita berada. Satu yang tak mampu ku pungkiri, bahwa aku membutuhkankan kalian. Sangat. Love you all.

Warm regrads,

Shifa

Friday, 12 September 2014

Dies Natalis ke-34, STIE YKPN Yogyakarta.


berawal dari kamu, semua apa yang mungkin tak mampu ku raih kini justru sudah digenggaman. 
berawal dari kamu, semua yang hebat ada dalam diriku.
berawal dari kamu, aku bertemu dengan orang-orang yang luar biasa. pengajar, teman, penjual makanan, semuanya.
berawal dari kamu, aku mengenal tempat yang ingin kujadikan tempat pulang dari berbagai tempat yang ingin aku singgahi.
semua berawal dari kamu... terima kasih.

selamat ulang tahun.

Wednesday, 10 September 2014

memaafkan untuk sebuah fitnah

bagaimana hubungan antara memafkan dengan ikhlas? erat sekali sepertinya. keduanya jika diucapkan rasanya mudah. 

semudah itu kah?

aku rasa, justru itu membuat seseorang bisa diartikan belum bisa memaafkan sekaligus ikhlas jika mampu mengucapkannya dalam lisan. hatinya? jangan tanya.

terlebih untuk sebuah tuduhan atau fitnah atas apa yang sebenarnya kita sudah benar. sakit? iya. untuk membuat hati kita lebih tenang adalah dengan ikhlas dan memaafkannya

bagaimana caranya??

Monday, 8 September 2014

Renungkan (3)

Beberapa hari ini, bahkan beberapa bulan ini semoat mengalami hal-hal yang dahsyat. Mengetuk nurani. Menggores dinding hati. Lalu ditaburlah garam keatas luka goresan. Perih. 


Terkadang juga Tuhan menyisipkan beberapa kebahagiaan yang bisa aku bilang sesaat saja. Semua silih berganti. Layaknya semesta yang bisa kapans aja berubah. Aku paham Tuhan sedang bermain-main dengan keikhlasanku. Dia selalu menguji, Dia selalu memberiku kesempatan untuk mengulang sesuatu. Atau mungkin aku yang tak mampu berhenti. 

Takdir-Nya memang misteri. Aku tak pernah tahu dan tak pernah sabar menunggu hikmah apa saja yang akan aku dapatkan. 
Orang bilang, "sabar, semua ada hikmahnya." Lalu, aku menunggu...

Maha Besar Allah dengan segala kebesaranNya hingga mampu membolak-balikkan hati manusia. Aku hanya sedikit tak terima mengapa harus ada orang yang menyakiti? kemudian ada yang disakiti. Lantas menunggu kapan serta ganjaran apa yang pantas untuk orang yang menyakiti. Karena betapa besar sakitnya -disakiti jika orang tersebut jauh dari rasa ikhlas memaafkan.

Beban terberat adalah rasa ikhlas dan sabar menunggu apa hikmahnya.

Siang ini aku membaca postingan Falla Adinda di blognya yang berjudul Pilihanku Untuk Berdoa Sesuai Keyakinanku. Cukup menarik. Dan memang aku sungguh sangat senang membaca blognya.

Isi postingan tersebut membuatku dapat menghela nafas yang sedari kemarin sesak rasanya. Sedikit lega, entah mengapa. 

Terlebih ini....
Tuhan itu penuh misteri, tapi aku tau, Tuhan penuh romantisme. Aku yakin sebagai orang beriman, Tuhan senang dipuja, Tuhan senang dipuji, dirayu dan diminta dengan manis. Maka begitulah caraku berdoa sesuai keyakinanku. Ku puja Ia, ku sapa Ia dengan panggilan yang baik, ku rayu Ia. Seperti seorang anak kecil yang merengek lolipop ke ayahnya, seperti seorang kekasih yang meminta pujaannya agar tersenyum kembali.
 Aku harus pandai merayu Tuhan, dalam setiap doa dan tingkah lakuku. (Mungkin) hanya itu.

STNK oh.... STNK

Hai.... kali ini aku mau share pengalaman seorang teman yang mungkin bisa dijadikan pelajaran buat teman-teman ya. Sebut saja namanya Putri ya..
jadi begini ceritanya..

  1. Bulan Maret 2014, Putri membeli sebuah sepeda motor second di tempat dealer/jual beli motor bekas. (Anggap saja dealer ya biar gampang penyebutannya, tp bukan dealer resmi, soalnya motor second yang diperjualbelikan). Dealer tersebut cukup lengkap koleksi motor yg dijualnya, apalagi dipinggir jalan raya utama dan membuat Putri sangat tertarik untuk membeli motor disitu. 
  2. Pada saat transaksi di Bulan Maret tersebut si Putri pun jg diingatkan klo bayar pajak di 27 Juni 2014. Kemudian si Mas yang di dealer itu menawarkan jasa perpanjangan STNK/bayar pajak motor. Putri pun menanggapinya dengan baik karena Putri tergolong orang yang ga mau ribet ga mau repot (aslinya sih ya males, maunya langsung jadi aja hehe). Dan akhirnya DEAL.
  3. Bulan Juni pun datang, tak perlu nunggu lama Putri pun membayar pajak melalu dealer tersebut. (lupa tanggalnya yang pasti masih tanggal muda (habis dia gajian). Putri membayar Rp 150.000 ke mbak2 kasir (ya pokokknya mbak2 yang jaga meja) lalu STNK diserahkan ke Mas yang kayaknya si empunya dealer. Putri pun juga pengen sekalian balik nama tp Masnya itu bilang "ga usah dulu deh kak, soalnya bakal lamaaaa banget, yang terakhir aja udah setahun belum jadi2 udah dikejer2 terus sama yang balik nama." Okelah akhirnya Putri hanya membayar pajak utk STNK saja dan dijanjikan hari berikutnya puluk 11.00 siang sudah bisa diambil.
  4. Hari berikutnya dijam istirahat kantor Putri pun mengambil STNK ke dealer tersebut dan benar sudah jadi. Senaaaaang, STNK nya udah perpanjang ampe 2018 (klo ga salah). 
  5. Bulan Juli 2014, STNK tersebut hilang. Entah jatuh atau lupa naruh dan pada akhirnya tidak ketemu. Akhirnya Putri membuat surat kehilangan dari kepolisian setempat guna mengurus STNK yang baru. Saat membuat laporan kehilangan di kepolisian, Putri pun ditanya apakah STNK dalam kondisi hidup? Putri pun dengan sangat yakinnya menjawab "Ya pak, hidup. Baru bulan kemaren (Juni) dia membayar pajak." Karena kalau STNK dalam kondisi tidak aktif atau blm bayar pajak akan lebih repot lagi urusannya.
  6. Bulan Agustus. Karena motor second itu ternyata asalnya dari jauuuh daerahnya dan Putri pun tidak ada waktu untuk mengurus dia pun meminta bantuan dealer tersebut untuk mengurusnya. Ketemu dengan Mas dan Mbak yang si penjaga dealer (pemilik) Putri ditanya apakah STNK dalam kondisi hidup? Putri pun menjawab "ya, baru bulan Juni bayar disini juga." Diserahkanlah FC KTP si pemilik asal motor, dan surat keterangan hilang dari kepolisian. Saat itu Putri pun membayar sesuai permintaan dealer (lupa berapa nominalnya). Meninggalkan nomor hp, kalau udah jadi minta dihubungi. Katanya sih 2-3 Minggu.
  7. Sampai bulan September tanggal 6 belum dapat kabar juga dan di hari itu juga Putri memutuskan untuk mendatangi Dealer tersebut.
  8. 7 September 2014, ketemulah dengan mas dan mbak pemilik dan ternyata STNK Putri dinyatakan tidak aktif masa berlakunya semenjak 27 Juni 2014. WTH!! Ini artinya Bulan Juni kemaren belum bayar pajak. Padahal coba baca ulang Nomor 3 & 4 diatas. 
  9. Mbak dan Mas dealer itu berkelit klo si Putri belum bayar pajak padahal jelas dulu sudah bayar dan STNK pun sudah diperpanjang masa berlakunya hingga 2018. Ya tentu saja Putri kalah, dia tidak ada bukti karena STNK juga hilang dan salahnya Putri di Nomor 3 dia tidak mendapat kuitansi dari dealer (bayar pajak). Toh STNK udah langsung jadi juga hari berikutnya, sama sekali ga kepikiran dan Putri juga ga berharap dapet masalah kayak begini.
  10. Kesimpulannya adalah DIPASTIKAN bayar pajak 150.000 itu tidak tersalurkan/dibayarkan. Lalu pertanyaannya, dulu kok STNKnya bisa berubah tanggal masa berlakunya dan memang baru padahal tidak dibayarkan. Apa berarti STNK dulu palsu?? dan dijadikan celah untuk meraup keuntungan lagi saat Putri kehilangan STNK ini ??? pada akhirnya Putri membayar 263.xxx untuk membayar pajak dan dendanya. Sambil senyum2 sengit akhirnya Putri pun membayarkannya ke situ juga dengan kesalnya. Sambil berucap ya sudah mas saya ikhlas, demi Allah ya mas klo ga nerima pembayaran pajak dari saya" masnya cm bs jawab insya allah sambil senyum2 aneh. Dan dijanjikan hari berikutnya sdh bisa diambil (hari ini).
dah ga bisa dilukiskan dengan kata2 betapa kecewanya Putri ini udah kena tipu, bukan masalah nominal uangnya cuma kesal kena tipunya aja yang bikin nyesek ga kelar2, gitu ceritanya.

jadi bisa diambil pelajaran dari kisah nyata si Putri ini, berhati2lah, telitilah dan mintalah KUITANSI pembayaran setiap melakukan transaksi keuangan sekecil apapun. dan yang pasti, jangan mudah percaya sama orang!! okeee..........

Friday, 22 August 2014

Tofu

Healthy desert satu ini Tofu namanya. Dari soya yang disajikan nikmat dan cantik dengan berbagai topping dan rasa.

Sunday, 17 August 2014

Surat Untuk Ruth

Baru kali ini aku menunda-nunda membaca novel yang aku beli. Bukan karena malas. Melainkan, aku merasa novel ini akan sangat menyakitkan ketika dibaca. Melihat banyak tweet mention penggalan kalimat isi novel ke @benzbara si penulis cerita. Semuanya menyakitkan. Dan semakin membuatku untuk segera membelinya.
Kemaren sore aku membelinya. Sesampai di kos pun aku sama sekali tak ingin langsung membukanya. Baru tadi siang aku membukanya dan benar saja, prolognya sudah lumayan membuat aku menghela napas panjang.

"Selamat membaca. Selamat kehilangan"

Kurang ajar banget kan?

Novel ini berisi kumpulan surat sesorang laki-laki untuk perempuan yang sangat ia cintai. Aku pun baru membaca 2 surat (2 bab). Itupun aku sudah berlinangan air mata dan memutuskan untuk melanjutkannya besok.

Sesakit apalagi yang aku dapatkan saat membaca surat yang lainnya lagi? Mari kita lihat besok. Hehe..

Dirgahayu Negeriku.

Selamat mengenang para pejuang dalam setiap prosesi upacara kemerdekaan. Setiap langkah sigap dan tegas para tentara dan pelaku para petugas upacara, setiap suara lantang yang mereka serukan sebagai aba-aba bagi para petugas dan peserta upacara, kita bisa sedikit membayangkan atau merasakan apa-apa saja yang para pejuang kemerdekaan lakukan dahulu ketika berjuang untuk merdeka dan melawan para penjajah. Yang membedakan adalah senjata dan seruan lantang. Dulu para pejuang membawa senjata seadanya berupa bambu runcing dengan seruan lantang menggugah semangat para kawannya untuk berperang meraih kemerdekaan. Tapi kini bambu runcing itu telah berubah menjadi senjata yang semakin canggih dan seruan lantang dalam menyiapkan pasukan serta suara lantang "merdeka!!"

69 tahun sudah kita merdeka. Tak lagi dijajah oleh negara lain. Tapi perjuangan tak cukup sampai disitu. Masih banyak yang harus kita lakukan untuk mempertahankan kemerdekaan tersebut. Salah satunya adalah dengan menjadi warga NKRI yang baik, yang mampu menjadikan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dalam setiap komponennya.

Bersediakah kalian melakukannya, demi apa yang telah para pahlawan perjuangkan?

Tuesday, 12 August 2014

Hujan yang dirindukan

Dulu aku sangat membenci hujan. Ada rasa gerah pada awal kemunculannya. Kemudian gelap, banyak acara yang kemudian harus dipending, bikin males keluar, bahkan aku harus mematikan semua listrik termasuk tv jika di rumah. Itu perintah Bapak yang katanya bisa disamber petir listriknya. Iya ajaa.

Tapi semenjak aku tinggal di Pontianak aku sangat menghargai apa itu hujan. Hujan adalah anugerah terindah ketika aku di Pontianak. Disini panas (Kota Khatulistiwa). Panasnya beda seperti yang aku rasain di kota panas lainnya seperti Surabaya dan Kupang.
Yang paling fatal jika kemarau disini adalah sulitnya air bersih, dan udara makin tidak sejuk. Dari situlah aku mulai menantikan hujan turun. Bau basahnya, dinginnya, suara airnya, sungguh membahagiakan sekali.

Allah Maha Asyik. Dia menciptakan keadaan yang berbeda-beda pada setiap daerah. Dari situlah manusia akan belajar menghargai apa yang Allah berikan di muka bumi, yaitu hujan.

Terima kasih, Kau telah menempatkanku di suatu daerah yang membuat aku belajar banyak hal, menghargai perbedaan ciptaan-ciptaan Mu misalnya.

Pontianak, luar biasa. :)

Bingke Berendam

Kue ini khas Pontianak. Khas Kalimantan pada umumnya. Karena teman masa kuliah saya yg dari banyak penjuru Kalimantan pernah bercerita tentang ini. Manis dan legit rasanya.

Renungkan (2)

Setiap manusia mempunyai target dalam kehidupannya. Kemudian ada ambisi yang melekat dalam dirinya untuk mencapai target tersebut. Berambisi seolah olah target tersebut harus dan pasti tercapai tanpa mengingat lagi apa itu takdir. Lantas, ada kekecewaan besar menimpanya karena ambisi tersebut. Jalan hidup seseorang memang sudah digariskan oleh Allah SWT. Tetapi manusia bisa merubah goresan jalan hidup tersebut sedikit saja dan tentunya dengan ijin Allah SWT. Semua hasil pencapaian harus dikembalikan kepada yang diatas bahwa itulah yang terbaik untuk kita.
Ambisi? Mungkin lebih tepatnya adalah proses mencapai target secara maksimal . Jadi seandainya saja tak dapat mencapai target tersebut, kita masih bisa bersyukur dan tentu kekecewaan tidak begitu pekat dirasa.  Bagaimana melewati proses tersebut lah yang harus seseorang garis bawahi. Karena itu lah yang akan menentukan hasil akhir. Dalam proses tersebut kita seimbangkan antara berusaha dan berdoa. Maka kita akan siap menerima hasil akhirnya dengan rasa syukur, sesuai target atau bahkan jauh dari target.

Monday, 11 August 2014

Yang jauh yang rindu

Aku masih ingat betapa senangnya ketika menggenggam tiket PON-JOG di tangan

Aku masih ingat betapa deg-deg-an nya aku ketika akan ada suatu acara yang memungkinkan aku mengundurkan niatku berlebaran di rumah bersama keluarga
Aku masih ingat betapa pedih, perih, sakitnya dan ah--tak bisa aku lukiskan dengan kata-kata ketika berhadapan dengan kenyataan bahwa "Lek Luqman" -adeknya Ibu- telah menghadap kepada-Nya
Saat itu, lemas, bumi runtuh. tidak, lebih dari itu. Beliau, salah seorang yang memberi support luar biasa ke aku dalam berbagai hal. Dia sangat menyanyangi Ibuku, serta anak-anaknya. Lebih dari cerita ini, dia adalah yang menjadi salah satu orang yang sangat ingin aku temui sepulang dari Pontianak, lebaran tahun ini.
Aku masih ingat bagaimana rasanya aku memaki Lek Luqman "kenapa kau tak ingin menungguku? seminggu lagi aku pulang!!!!"
Aku masih ingat betapa leganya bahwa bisa aku pastikan aku pulang tanpa harus mengikuti acara tersebut
Aku masih ingat betapa lucunya yang terjadi pada diriku di H-1 kepulanganku, sangat lucu. :)
Aku masih ingat betapa lamanya jarum jam bergerak di hari itu
Aku masih ingat bagaimana rasanya aku duduk di pesawat waktu itu, terlelap sebentar, berharap waktu berasa cepat dan tiba-tiba sudah landing di Kota Gudeg.
Aku masih ingat betapa...............bahagianya bertemu dengan kakakku, adekku, serta salah satu anak dari Lek Luqman berdiri menyambutku di pintu kedatangan. 
Aku masih ingat betapa serunya di dalam mobil, perjalanan menuju Klaten, rumah. Menuju kedua orang tuaku yang sudah menyiapkan soto panas pesananku. Hehee.
aku masih sangat ingat, ketika itu Ibu sudah menungguku di tepi jalan depan rumah.
Dan aku masih sangat itu, dekapan, pelukan erat nan hangat Ibu Bapakku. 

Aku masih ingat, bahkan tak kan berniat melupakannya. Itu membuat rindu yang kemudian menjadikanku seorang anak yang akan terus berusaha sekuat tenaga menjali apa saja yang sudah digariskan oleh-Nya, demi mereka...keluarga.

Satu hal yang dapat kita pelajari disini adalah jadikan suatu kerinduan sebagai hal yang membuat kita menjadi pribadi yang baik untuk orang yang kita rindukan. Kelak pertemuan akan datang, dan kita bisa bicarakan semua hal yang kita dapat kepada mereka. Entah suka ataupun duka, mereka menerima. Kemudian jika memang ada suatu pertemuan yang entah kapan datangnya dikarenakan sudah mendahului kita menghadap-Nya, ceritakan semua kebahagian kita melalui Al Fatihah dan beberapa doa terbaik kita untuknya.

Ibu dan Lek Luqman (in memoriam)





Sunday, 10 August 2014

Renungkan (1)

Menjadi makhluk Allah yang paling sempurna di muka bumi ini harus menjadikan kita sebagai makhluk hidup yang berkembang secara positif. Dengan kesempurnaan kita sebagai makhluk hidup yang diberikan oleh Allah kelebihan berupa cara berpikir dengan otak yg jauh lebih sempurna dari makhluk hidup lainnya, seharusnya kita bisa memanfaatkan itu untuk sesuatu yang lebih juga dibandingkan makhluk hidup yang lainnya. Seperti, saling tolong menolong terhadap yang lainnya, menjaga lingkungan sekitar (semua komponen kehidupan), dan masih banyak lagi. Intinya, minimal kita bisa saling menjadi bermanfaat bagi yang lainnya. 
Pada akhirnya kita akan menyadari suatu saat nanti, ketika kita dimintai pertanggungjawaban kita selama di dunia dengan cara menginterogasi semua organ tubuh kita terlebih dahulu dan kita tak mampu berbohong.

Tentunya kita pasti ingin menjadikan anugerah yang Allah berikan tidak menjadi sia-sia di kehidupan dunia yang sangat sebentar ini bukan?

Wednesday, 6 August 2014

Jasa Penyelesaian soal / tugas Akuntansi

hallo... teman-teman dari Les & Privat Akuntansi Yogyakarta dan semuanya !!

Dikarenakan permintaan untuk les akuntansi di Jogja semakin meningkat tetapi saya sudah tidak tinggal di Yogyakarta lagi, saya menawarkan beberapa solusi untuk teman-teman yang butuh pemecahan soal pelajaran/mata kuliah akuntansi. Gimana caranaya??

  • temen-temen dapat menghubungi saya melalui telp/sms di nomer 085712688644, WA 081350401864 pin 7CDB4C88 untuk membicarakan mengenai jenis soalnya. 
  • setelah itu, teman-teman bisa mengirimkan soalnya ke email saya shifashipe@gmail.com (bisa bentuk ms.office atau scan)
  • setelah soal dapat terselesaikan, barulah kita deal biaya. murah meriah tergantung bentuk soal. 
  • dalam menjawab soal tersebut akan saya cantumkan proses pengerjaannya / cara-cara penyelesaiannya. agar bisa untuk dipelajari teman-teman lagi.
  • setelah selesai saya kerjakan akan saya kirimkan jawaban beserta invoice pembayaran ke email.

Regards,


Zaina Shifa

Friday, 1 August 2014

berburu kain

Bukan yang pertama kalinya aku masuk ke toko kain. Hanya sekedar masuk dan tak ikut berpikir kain seperti apa yang akan dibeli. Setidaknya aku hanya berpartisipasi untuk mengantar Ibu membeli kain. Di Klaten, toko kain ada di seputaran Matahari Mall. Disitu berjajar toko-toko kain dengan para SPG yang sudah siap menyambut calon pembeli di pintu toko. 
Ibu sudah memiliki toko langganan. Tapi terkadang dia harus berpindah2 toko demi mendapatkan kain yang pas dan cocok tentu dengan harga yang sesuai.

Nah, untuk pertama kalinya aku merantau dan mengurus semuanya sendiri. Ini pun bersama teman kantor memburu kain untuk memperingati acara khusus. Seperti HUT Kota Pontianak. Kita mau bikin Baju Kurung. Karena aku juga kurang tahu ya tetaplah anak muda ngikut sajaa. 

Sunday, 29 June 2014

Happy Fasting Everybody !

Selamat pagi !
Wah dah pada sahur ni ya... selamat menunaikan ibadah puasa ya teman2. Maaf lahir batin, maaf atas segala postingan yang kurang berkenan di hati kalian selama ini.
Semoga kita semua diberi kelancaran dalam beribadah kpd Allah SWT ya. Aamiin

Saturday, 28 June 2014

Mie Aceh Jalan Johar Pontianak

Sesuai judul, postingan kali ini wisata kuliner lagi. Sebenernya sejak awal mulai tinggal di sini dan tahu ada Mie Aceh ini udah pengen mau mampir cuma karena sering ga ada temennya jadi ogah-ogahan buat mampir makan.

Klimaksnya kemaren sore mendadak pengen dan tanpa pikir panjang langsung cus ke Mie Aceh yang berada di Jalan Johar. Tidak jauh dari kos ku di Jalan Nurali. Karena sendiri jadi dipastikan dibungkus saja. 

Oya, sedikit cerita dulu. Aku lumayan suka dengan kuliner aceh, yang ber-rempah itu, pedas, dan teh tariknya.  Bisa dibilang komposisinya dari teh dan susu. Nah, aku suka milk tea. Di Jogja sendiri ada Milk Tea favorit yaitu Chacha Milktea. Trus kalau Mie acehnya di Bungong Jeumpa. Varian Mie Acehnya bermacam-macam, menu makanan lainnya dan minumannya. Dan ternyata dapet pacar hobi juga nongkrong makan disitu. Udah ye, mulai keblabasen nih.

Balik ke Mie Aceh Jalan Johar. Buat pribadi sih ada kiat khusus kalau mau makan mie aceh harus dalam keadaan bener-bener laper. Kan rada berat gitu ye, enek gimanaaa gitu, tapi enaaak.. Hasrat perut ini menjatuhkan pilihannya kepada Mie Aceh Daging (Goreng).


Monday, 9 June 2014

Shifa going public!

Loh? shifa untuk umum atau gimana? 


Begini, satu per satu hobi atau bakat terpendam ini mulai tersalurkan, mulai terealisasi dalam suatu bentuk nyata yaitu buku. Tak pernah mengira sebelumnya aku bersanding dengan penulis-penulis hebat dalam sebuah kumpulan cerpen yang berbentuk buku. 

3 buku kumpulan cerpen yang sudah ready untuk dipesan adalah satu langkah awal sekaligus pemanasan untuk 1 novel yang sedang aku kerjakan. Seperti berhenti di tempat, aku memang masih tergolong penulis mood'ian. Ya kalau moodnya lagi oke aja aku bisa nulis tanpa henti dan imajinasiku bisa seliar kuda (halah!). Ambisius untuk terkenal? Tentu tidak! Kalau saja iya, pasti novelku sudah rampung dari tahun lalu. Dan mungkin kini sudah di toko buku. Namun kenyataannya tidak, aku tidak se-ambisius orang pikir. Aku seloooww kok orangnya, heheee. 

Tapi Alhamdulillah, banyak juga orang yang memberi respon positif mengenai buku-buku ini. Ada yang terkejut-kejut, terkaget-kaget, bahkan ada yang bilang " diem-diem imajinasinya liar juga yaa bisa nulis kayak gitu". Ya beginilah sisi lain dari ku. Selamat menikmati deh. Doakan semoga novelnya segera selesai dan bisa kalian baca yaa.. 

Terima kasih atas respon luar biasanya terhadap Kejutan Sebelum RamadhanLove Never FailsBlogger Walking nya yaa.... :)



Friday, 6 June 2014

Blogger Walking

Satu lagi, satu cerpen saya yang berhasil dibukukan dengan beberapa penulis cerpen yang lain. Kali ini bertemakan Cerita Pencinta Dunia Maya Menjelajah Asia. 


Cerita yang saya ambil adalah pengalaman jalan-jalan seru saya beserta teman-teman kuliah saya pada waktu itu. Sebenernya sudah tahun lalu. Tapi baru terealisasi dibukukan tahun ini. Ceritanya seru-seru loh, bagaimana tidak, orang yang notabene cuma berada di depan laptop dan menulis kini jalan-jalan menjelajah Asia kemudian dituangkannya ke dalam sebuah tulisan berbentuk cerpen. 

Penasaran ngga gimana keseruan kita jalan-jalan? siapa tahu ada beberapa tempat yang belum kalian kunjungi lalu bisa menjadi referensi tujuan jalan-jalan kalian selanjutnya. Oh ya, ada satu bonus lagi yang bisa kalian dapatkan jika membeli buku ini yaitu pahala. Kok bisa? Bisa dong, para kontributor (penulis) sudah membuat kesepakatan di awal bahwa seluruh hasil penjualan buku ini akan disumbangkan untuk amal. Wah! gimana, tertarik?

Harga bukunya Rp 38.000 (belum termasuk ongkos kirim)

Yuk order... Begini caranya :
Kalian email ke husfaniputri@gmail.com cc ke rudygaswan@gmail.com
dengan Subject : BLOGGER WALKING - NAMA KAMU
Isi emai:

Nama :
Jumlah Pesanan :
Alamat lengkap :
No Telp :

Kemudian akan mendapatkan balasan total harga yang harus dibayarkan dan nomor rekening untuk mentransfer. Jika sudah mentransfer harap untuk segera konfirmasi via email (replay email pemesanan) dan akan langsung kami kirim. 

Terima Kasih.

Monday, 19 May 2014

Blogger for android

Tes-tes. Ehem! Ini postingan pertama menggunakan android. Hehee
Akhirnya aku g perlu repot2 pake laptop cuma buat nge-blog. Jadi sekarang bs posting dimana aja dan kapan aja, ya selagi ga lowbat ma ada pulsanya. Hihiii.
Thanks God.

Monday, 12 May 2014

PENGUMUMAN - Update 28 September 2015

--------PENGUMUMAN--------



Menindaklanjuti banyaknya permintaan Les Privat Akuntansi Yogyakarta dan munculnya kendala besar mengenai tenaga pengajarnya atau tentor akuntansinya. (duh formal banget siiih - ganti bahasa) maka dengan ini aku pengen ngajak kamu-kamu semuanya, cowok dan cewek, mahasiswa jurusan akuntansi minimal semester 6, mempunyai rasa kesabaran dan ketelatenan dalam menyampaikan ilmu, dan bersedia mobile/ke tempat anggota. 

Sekedar untuk informasi awal, Les Privat Akuntansi Yogyakarta bukanlah kursus yang bersifat lembaga, melainkan les biasa yang fleksibel sesuai kebutuhan anggota les. Tidak ada sertifikat.  Jadi, waktu, biaya dan tempat dibicarakan terlebih dahulu sebelum deal les dimulai.

Namun tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan Les Privat Akuntansi Yogyakarta menjadi sebuah lembaga kursus khusus Akuntansi suatu saat nanti. Maka dari itu, sebelum saya (sebagai pemilik serta penggagas ide sekaligus menjadi salah satu tentornya) merealisasikan lembaga kursus ini, saya ingin melihat sekaligus menjaring minat kalian, adakah minat dari teman-teman untuk memberikan les akuntansi? syarat utama paham Persamaan Dasar Akuntansi. Anggota Les Privat Akuntansi Yogyakarta yang mengikuti les dari kalangan SMA/SMK, perguruan tinggi, universitas, bahkan ada yang sudah bekerja namun ingin memperdalam pemahaman mengenai akuntansi (dari pencatatan hingga pelaporan).

Untuk tahap awal, bagi temen-temen yang berminat dan memenuhi klasifikasi diatas, bisa mengirimkan biodata kalian beserta transkip nilai terakhir ke email zshifa8@gmail.com

format bisa download klik ---> Biodata

selanjutnya akan dilakukan pendataan dan segera aku tindaklanjuti seperti pemanggilan untuk ngobrol2 seperti interview tapi santai sajaa, ngga akan seformal istilah interview kok. hehee.. mengenai fee juga akan dibicarakan saat interview tersebut, sekedar informasi awal tarif/biaya les dihitung dari berapa kali pertemuan jadi gaji kemungkinan akan dibuat seperti sistem voucher. 

Itu dulu ya infonya, untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi Shifa di 085712688644 atau twitter @shifaja. Insya Allah langsung dibalas. terima kasih :) 

Thursday, 8 May 2014

dari hobi jadi ladang uang

Ehem..hari ini rasanya seneeeeng banget. Bersyukur saja rasanya tak cukup. tapi bener, apapun itu, berapapun itu, bagaimana pun itu kalau disyukuri nikmat banget rasanya.


Nah, postingan hari ini disponsori oleh rasa nikmat yang aku rasain hari ini. Habis denger suara Ibu lewat telp, ngobrol2, cerita happy2, trus juga dapet rezeki nomplok. hehee..alhamdulillah ya (ala syahrini). Rezeki itu salah satunya berasal dari blog tersayang ini. Dimulai dari hobi. Akhir2 ini ada aja rezeki yg aku peroleh dari blog ini. Ikut lomba-lomba, blog competition, nulis, terus untuk masang iklan Les dan Privat Akuntansi yang sampai sekarang makin cetar aja yang nyari, terus juga sering banget dapet voucher makan/belanja dari hasil review kuliner/barang yang sebenernya cuma iseng aja. 

Bagiku ini jadi hal yang patut disyukuri dan aku banggakan. Aku bisa buktiin klo nge-blog itu bukanlah menjadi kegiatan yang sia-sia tapi juga bisa menghasilkan manfaat untuk umum. Minimal klo blm bs jadi ladang penghasilan, kan bisa jd ladang informasi orang-orang, pahala tuh. hehe..

Lama kelamaan, klo blognya aktif terus, isi dengan postingan2 yang bermanfaat dan seru pasti bakal ada aja hasilnya.


Wednesday, 7 May 2014

Ada nasi uduk di Pontianak, "Raja Uduk".

Agak susah nemu makanan yang sesuai lidah dan saku di Pontianak ini (hehee). Mau cari enak ya ke tempat yang lebih wah dikit deh. Makan siang waktu itu nemu tempat makan ala Jawa gitu. seneng!! 
Namanya Raja Uduk, tempatnya di Jalan Teuku Umar No. 76 Pontianak. Ada ayam penyet yang katanya pedeeeeeesss banget tapi ternyata ayamnya g dipenyet tapi cuma ditaburi sambal yang ternyata juga ga sepedes katanya. Kalah deh sama ayam penyet di Kledokan Yogyakarta (Juara deh tuh!)

Ini dia penampakannya. Porsinya mini sih. Harganya lupa, ditraktir sih. hehe..



ini namanya teh eksotis, teh dengan lemon, kayu manis dan buah

menunya macem-macem, tempe tahu bakwan, ayam bakar, ayam goreng, lauknya macem-macem deh.

Jly Dessert

lama banget ngga posting soal makanan, lama ga wisata kuliner juga sih. pertama belum punya temen deket disini, yang kedua sibuk kerjaan.

kali ini aku mau memperkenalkan dessert yang lumayan bikin suegeeer. sebenernya sih sepele, kayak es serut gitu isinya pake susu, buah-buahan, ice cream, bisa pilih topping macem-macem deh. Ada milk tea juga.

Nama tempatnya Jly Desert, letaknya di Jl Jendral Urip (deket Matahari Mall). Ala mini cafe gitu deh. Di Pontianak ini klo mau bisnis minuman dingin-dingin emang cucok deh, secara mataharinya ada sepuluh (laaah, panas bangeeeettt).
Harganya bervariasi, tergantung dari isi dan topingnya. dari 10K-20K (klo ngga salah). 

Ini dia penampakan salah satu es serut dengan toping buah segar, ice cream. Ini sih take home. Ngga ada temen nya siih (menyedihkan).





Monday, 7 April 2014

mengubah atau menerima?

Siang siang gini enak kali ya ngomongin cinta-cintaan. Pasti seger ginii (eh iyaa samping atas ku AC). Dengan suhu udara yang hot di Pontianak ini mungkin kulitku bisa gosong terpanggang dan mengerut dengan berjalannya usia. Namun cintaku ke kamuu ga akan kok (eaaaa apa sih ni!). 


Oke ini pertanyaan buat kalian yang punya pacar, yang jomblo diem! Nyimak aja. Kalian berusaha mengubah sifat dan perilaku pacar kamu atau berusaha menerima apa adanya? Kan kata orang tuh (iya orang-orang, di ftv juga) cinta itu menerima apa adanya pasangan. Nah yang mesti diperjelas nih "menerima" dalam hal apanya dulu?? Kekurangan? Sifat buruk? atau gimana? 

Lagian baru pacaran g ada hak buat merombak sifat pacarnya yaak?? *mikir sendiri* (loe siapaaa??!). Terus apa iya, klo pacar kamu punya sifat buruk atau kekurangan yang seharusnya dan sebaiknya bisa dirubah tapi kok didiemin aja, diterima apa adanya aja?? 

Kalau aku sih mau sibukin diri buat berubah semakin baik aja, toh ntar bakal dapet yang baik-baik kan. Atau bisa jadi pacar aku yang baik ini jadi jauuuuuuuuuhh lebih ganteng *eh baik maksudnya* klo aku makin hari makin baik sifat dan perilakunya (ngakak guling guling). I love youuu, pacar.

Ada opini untuk paragraf ke 1-3???

Tuesday, 1 April 2014

Indonesia butuh yang berperasaan, Perempuan.

“Untuk urusan keuangan rumah tangga biar istri saja yang mengelolanya”

Pernyataan diatas sudah sangat umum sekali. Hampir semua perempuan berprofesi seperti itu (kelak). Mengapa? Karena seorang perempuan memiliki rasa tanggung jawab dan sistematika pengelolaan lebih baik daripada laki-laki.

Seorang Ibu lebih memakai perasaan dan mengesampingkan egonya  untuk anak-anaknya. Begitulah perempuan. Indonesia lebih membutuhkan orang-orang yang pasti akan mendahlukan kepentingannya daripada kepentingan pribadi. Indonesia bak anak yang butuh perhatian khusus. Mengapa? Tak sedikit masalah atau kasus yang bertentangan dengan hati nurani. Rasa menghargai dan menghormati kaum hawa serta anak-anak pun semakin menipis. Indonesia semakin saja tak nyaman bagi para perempuan dan anak-anak. Banyak kasus pelecehan seksual, kekerasan, serta perampasan hak-hak terhadap perempuan dan anak. Rasanya sudah tidak asing lagi bagaimana tindak lanjut hukumnya yang “kaya lebih berkuasa”. Semua sudah dapat dibeli oleh uang.

Mengenai korupsi, sudah mendarah daging disetiap komunitas, organisasi, instansi, terlebih di pemerintahan. Baik pelakunya laki-laki maupun perempuan. Tidak peduli apa jabatannyam tidak peduli berapa usianya.
Untuk itu, dirasa negeri ini butuh pemimpin-pemimpin, calon legislative perempuan. Yang mana mereka, kaum perempuan lebih memiliki serta memakai hati dalam setiap perilakunya. Lebih memiliki perasaan untuk “menimbang-nimbang dulu” setiap keputusannya. Selain itu mereka akan lebih menyorot kasus-kasus seperti perampasan hak, pelecehan seksual, kekerasan, dan sebagainya. Mereka akan memperjuangkan rasa aman, nyaman dan damai untuk masyarakat di Indonesia. Rasa aman, nyaman dan damai yang didapat dari negeri tercinta yang jauh dari korupsi, tidak ada perampasan hak, kekerasan, pelecehan. Sehingga semua masyarakat mempunyai martabat masing-masing. Mempunyai kesejahteraan hidup di tanah kelahiran sendiri.


Tidak ada salahnya jika seharusnya banyak caleg perempuan untuk menduduki kursi-kursi tersebut. Indonesia membutuhkan kaum perempuan untuk  masa depan bangsa yang baik. Jika memang tidak ada manusia yang sempurna, tidak ada manusia yang dapat mengendalikan nafsu duniawinya, tetapi setidaknya perempuan lebih bisa mengerem beberapa langkah ke belakang untuk hal hal negatife. Masih ada ‘’pikir panjang’’ dan memikirkan akibat-akibat tentang semua keputusannya nanti. Tidak seperti laki-laki pada umumnya, makhluk hidup paling gegabah dan emosian. Laki-laki lebih memikirkan hasil saat ini tanpa memikirkan bagaimana akibat-akibat didepannya nanti. Oleh karena itu memperbanyak caleg perempuan akan membantu masyarakat meraih rasa aman, nyaman, dan damai hidup di Negara ini. 

Friday, 28 March 2014

Malam di Angkringan Tua


Aku duduk termenung dalam sunyi, sepi. Ini malam hari. Inilah raja dari segala suasana, Ya, suasana malam memang merajai segala-galanya, entahlah. Yang pasti aku menyukai suasana malam. Semua tenang, semua tentram walau dengan bisingnya kendaraan lalu lalang, atau suara penyanyi jalanan yang aku rasa semakin malam semakin merdu, atau karena aku saja yang terlalu menghayatinya??
Masih di pinggir jalan, di sebuah angkringan tua. Sudah rapuh memang kayu penjaja makanan ini, sejalan dengan usia kakek. Sejauh ini kesetiaanku kepada kakekku dan penyambung hidup kita masih sangat kuat, bahkan aku tak mau lepas dengan hal itu, malam, kakek serta angkringan tuanya. Ada cinta disetiap malam diantara aku, kakek, serta angkringan ini. Sangat membahagiakan.
Aku hidup berdua dengan kakek. Dari aku usia 3 tahun hingga kini aku berusia 21 tahun. Kata kakek, Ibu bapakku pergi meninggalkan ku entah kemana, mereka pamit merantau saat aku berusia 3 tahun, tanpaku. Tanpa alamat tujuan rantauan mereka. Benar, aku dititipkan ke kakek oleh kedua orang tuaku dan hingga saat ini aku beranjak dewasa mereka tak kembali, tak pernah kembali walau kabar saja aku dan kakek tak menerima sama sekali. Aku tak memiliki kakak atau adik (mungkin), sementara itu nenekku sudah tiada bahkan 5 bulan sebelum aku dilahirkan.
Sesak kurasa menjadi seorang kakekku, ditinggal mati sang istri, kemudian anak serta menantunya. Pernah aku berkata, "Kek, maafkan ibu dan bapakku telah merepotkanmu dengan menitipkan ku disini tanpa ada tanggung jawab jangka panjang lagi". Dengan senyumnya yang kurasa lucu dia menjawab, "Kamu ini ngomongnya kok kayak gitu, aku malah bingung, mau seperti apa mengungkapkan kebahagiaan yang luar biasa ini karena di umurku yang sudah kepala 7 punya cucu segagah kamu, seganteng kamu, serajin kamu, sesayang kamu sama kakek". Demi Allah, lega luar biasa mendengar ucapannya seperti itu, semenjak itu, aku tak lagi menyinggung mengenai ibu bapakku lagi ke kakek kecuali dia yang memulainya sendiri.
Di suatu malam, di angkringan, "Jeruk anget  1." seorang perempuan setengah baya duduk di sudut angkringan. "Bikinkan jeruk anget satu, Mas", ujar kakekku menyuruhku untuk membuatkannya karena kebetulan dia sedang sibuk menghitung berapa tusuk sate yang akan didagangkannya malam ini. Ada yang aneh dengan raut muka kakekku menatap perempuan itu. Perempuan itu pun begitu.
Dan aku rasa, baru kali ini aku melihat ada seorang perempuan setengah baya mau duduk di angkringan tengah malam begini, sendirian pula. Ah, semua berhak kok. Segera ku buatkan jeruk hangat untuknya. Aku merasa dia memperhatikanku, saat aku membuatkan jeruk hangat untuknya.
"Ini jeruk angetnya mbak."
“Makasih mas.", katanya sambil tersenyum.
Dia manis, tapi dari raut mukanya dia sedang resah seperti sedang bermasalah. Terlihat dari sikapnya, yang sesekali salah tingkah, saat aku memergokinya tepat saat dia memperhatikanku. Dan saat itu juga dia langsung menyibukkan diri dengan sesekali menengok ke kanan, kiri dan belakang, sesekali juga ia melihat handphonenya. Dia pun makan 1 tusuk sate telur. Hingga 1 jam kemudian, semakin larut dan semakin banyak pembeli yang rata-rata laki-laki, ia pun mulai terasa terusik sepertinya, lantas ia berdiri sambil bertanya kepadaku, "berapa mas jeruk anget 1, sate telur 1 tusuk?".
"Empat ribu mbak", sambil ku terima uang Rp 10.000. Disaat aku mencari kembalian, aku beranikan untuk bertanya, "Apa kita pernah kenal sebelumnya?". Bukan jawaban yang ku dapat, melainkan hanya sebuah senyum kecil penuh tatapan haru.  Setelah ia mendapatkan uang kembaliannya, ia pun berjalan pergi. Jauh dan semakin jauh.
Sudah 3 kali perempuan itu menyambangi angkringan ini. Dan hanya seperti-seperti saja. Selalu ada raut muka gugup pada kakekku. Ada sorot mata yang selalu sama pada perempuan itu. Ada yang aku rasa janggal dengan semua ini.
"Ini pukul setengah sepuluh malam, dia perempuan , berjalan, dan sendirian", batinku sambil terus mengamati jalannya dari jauh. Siapa dia? Pertama kali bertemu saja membuat aku bertanya-tanya dan bahkan terngiang-ngiang hingga menjelang aku tidur dipukul 2 pagi ini. Andai malam berikutnya perempuan itu datang kembali, singgah di angkringan tua ini, aku akan...ah liahat besok.
04.55
Aku bangun lalu sholat subuh, entah mengapa aku menyisipkan do'a yang tak biasanya. Aku berdoa mengenai perempuan semalam, semoga dia menyinggahi angkringan kakek malam ini.
"Apa-apaan ini, siapa dia yang begitu lihainya berlari-lari dipikiranku", gumamku.
Pagi hari aku mulai aktivitasku sehari-hari, membersihkan rumah, mencuci baju. Aku memang sudah mandiri. Maklum aku hanya hidup berdua dengan seorang kakek yang sudah tua renta.
Untuk sarapan, aku jarang melakukannya. Kecuali jika kakek sudah menyiapkan bubur atau soto di meja makan. Aku sering mendapati mbah kakung dengan sibuknya menyiapkan sarapan pagi untukku. Berkali-kali aku sampaikan, aku tak perlu sarapan pagi, tapi kata mbah kakung, "Buat tenaga, kalau kamu sakit aku sedih dan pasti bakal lebih repot dari ini, kamu mau??" Kalau sudah seperti itu, aku tak mampu menyanggahnya lagi.
Menjelang siang aku menimba ilmu disalah satu perguruan tinggi negeri ternama di kota ini, aku sudah semester 6. Dan ini semua berkat doa, dukungan serta beasiswa. Alhamdulillah. Ingin sekali segera menyelesaikan studi ku ini, agar cepat bekerja di perusahaan dan membuat mbah kakung pensiun dari angkringan tuanya.
"Ya Allah lamanya kuliah ini, ayolah cepat malam", isi pikiranku. Kusibukkan hari ini dengan menyelesaikan tugas-tugas kuliahku yang menumpuk. Dengan harapan, waktu lebih cepat berlalu. Malam pun datang, aku sangat bersemangat mempersiapkan dagangan angkringan bersama kakek.  Membutuhkan waktu  kira-kira 10 menit perjalanan menuju angkringan dari rumah. Dengan sigap aku merapikan dan menata dagangan di angkringan dengan sesekali menengok ke depan, menoleh ke kanan dan ke kiri mencari-cari perempuan tersebut.
Kakek menangkap raut resah di wajahku. “Menunggu siapa kamu, Mas?” “Kakek kenal perempuan yang beberapa hari yang lalu minum jeruk hangat disini, yang tengah malam itu?” Mendadak kakek menghentikan kegiatannya menata dagangannya seraya menelan ludah. Aku heran, seperti ada yang kakek sembunyikan dariku, mengenai perempuan itu.
Malam menunjukkan pukul 23.15, perempuan itu datang. Tapi dia hanya di seberang jalan. Dia memperhatikan angkringan ini. Oh, bukan. Dia memperhatikan kami. Aku dan kakek. Siapa dia? Dengan sigap aku menyebrang jalan untuk menemuinya. Tapi dia menghindar, dia berjalan mundur, mundur, mundur dan mulai berlari. Aku pun mengejarnya. Akhirnya tanganku pun mampu menggapai tangan kirinya. “Berhenti! Aku mohon berhenti. Siapa Anda? Apa aku, kakek, kamu ada hubungan yang mungkin aku belum mengerti?”
 Dia hanya sedikit menoleh kepadaku dan berkata, “Kamu anak baik, Nak. Ibu sayang kamu. Jaga baik-baik kakekmu.”
“Ibu??” bagai disambar petir, aku tak mampu bergerak sedikit pun sampai-sampai perempuan itu telah berlari jauh meninggalkannya.
Masih di seberang jalan, aku melihat kakekku terduduk lemas memperhatikanku. Aku menghampirinya. “Ibu sayang kamu, begitu kata perempuan itu. Ibu siapa kek, perempuan itu siapa? Ibu?”
“Nanti kita bicarakan di rumah” , jawab kakekku singkat sambil membangkitkan dirinya dari kursi.
Sesampainya di rumah, “Kek, aku tahu kakek lelah. Tapi aku mohon beri aku jawaban mengenai tadi.”
“Duduklah”
“Dia, perempuan itu, dia ibumu, Mas.”
“Apa??”
“Pernah dia menemuiku disaat kamu sedang tidak diangkringan, dia datang meminta maaf dan ingin sekali menemuimu. Aku marah, kemana dia selama ini. Dia memang sempat kaya raya, namun hanya sesaat karena ayahmu masih doyan berjudi. Dan pada akhirnya ibumu meninggalkan ayahmu dan kini ingin berusaha kembali kepada kita. Disatu sisi aku kecewa mempunyai anak seperti dia. Disatu sisi aku tak bisa memisahkan seorang anak terhadap ibunya. Kakek memutuskan agar dia sendiri yang berupaya menemuimu, aku tak mau membantunya.”
“Kakek, tolong maafkan anakmu itu, tolong maafkan Ibuku. Aku merindukannya, aku tetap menyanyanginya, mencintainya. Aku yakin ibu sedang membutuhkan aku, kakek juga. Bahkan aku juga masih membutuhkan seorang ibu, seperti anak lainnya. Maafkan dia kek, ijinkan ibu kembali di tengah-tengah kita.” Aku memohon dengan berlutut di depan kakekku. Kakek pun menitikkan air matanya. Dia tertunduk sambil mengusap kepalaku, “Kakek bangga memilikimu, kakek hanya takut kamu terluka melihat ibumu kembali begitu saja setelah sekian lama menyia-nyiakanmu. Kakek mau memaafkannya. Maafkan ibumu juga ya. Maafkan. Dia pasti datang kembali. Ajaklah dia kerumah. Bawa ibumu pulang.”
Pukul 2.00 pagi ini bahagia luar biasa aku rasakan dengan kakekku. Rasa-rasanya kita mendapatkan kembali harta berharga yang telah lama menghilang. Kita sepakat untuk melupakan kesalahan-kesalahan di masa lalu kemudian memperbaiki semuanya agar menjadi lebih baik dan membahagiakan. Aku luar biasa bangga dan tak menyangka memiliki kakek sehebat ini bersedia menyatukan cinta dan kasih seorang ibu dan anaknya, dengan mengenyampingkan egonya, sakit hatinya. Semua demi cinta diantara kita. Demi kebahagiaan bersama. Seseorang tak akan pernah gagal untuk berbahagia selagi ia punya cinta. Karena apa? Karena cinta tak kan pernah gagal.

Wednesday, 26 March 2014

MH370

aku tak pernah membayangkan betapa takutnya mereka para penumpang pesawat MH370 beberapa waktu yang lalu. mungkin aku lebih tenang ketika ada kemungkinan dibajak oleh teroris atau apalah itu. Bukan jatuh atau meledak. Mengapa? Andai saja memang dibajak ada ribuan kemungkinan tetap selamat. Jika jatuh? Entahlah. 

Beberapa waktu yang lalu (akhir tahun lalu) aku sempat mengalami guncangan hebat di pesawat dikarenakan cuaca buruk. Mungkin sekitar 15 - 30 menit saja. Tapi waktu yang mungkin singkat tersebut adalah waktu terlama yang sangat teramat mencekam. Bayangkan saja, aku berada di jauh ketinggian di dalam burung besi yang dikendalikan orang seorang manusia biasa. Dan Tuhan yang sangatlah lebih berkuasa atas segala cuaca dan takdir hidup serta kematian. 
Tidak ada kata serta suara lain selain jeritan dan dzikir di dalam pesawat tersebut. Dikuar jendela terlihat gelap. Awan yang biasanya sangat cantik, putih bersih, menjadi sangat mengerikan. Waktu itu sore hari.
Dalam posisi yang hanya berguncang naik turun naik turun serta bergetar hebat saja sudah sangat mendebarkan, apalagi mereka yang saat ini sudah tiada. Tapi bersyukur mereka tak kan melewati yang namanya terbang lagi.
Damai selalu di sisi Allah, semoga para keluarga serta sahabat yang ditinggalkan diberi kesabaran yang luar biasa. Aamiin
(source: google)

Peserta BIMTEK CPNS PEMKOT PONTIANAK

Hello, Indonesia!!


2014

Saturday, 15 March 2014

Kumcer "Love Never Fails"



Untuk kedua kalinya cerpenku masuk dalam Proyek Menulis dari @nulisbuku. Sebelumnya di tahun 2013 mengikuti Proyek Menulis kategori perorangan (Kejutan Sebelum Ramadhan). Untuk tahun ini, aku ikut kategori kolaborasi. Kolaborasi? sama siapa? Kasih tahu ngga yaaaa?? hahaha. Kolab sama pacar, @dayatn. Ikut kategori perorangan juga sih judul cerpennya 'Malam di Angkringan Tua'. Tapi sayangnya ngga lolos. Yang lolos di kategori kolaborasi, judul cerpennya 'Penyelesaian Kita'. 

Sempet ragu sih lolos apa engga. 1000 lebih naskah yang masuk tapi yang dipilih untuk dibukukan hanya beberapa cerpen saja. Bahkan pengumuman sampai diundur satu minggu. Tapi, kekuatan cinta mengalahkan segalanya. Eaaaa...apa loh ini.(abaikan). Hahahaa!!
Terus kalian mau baca cerpen ku nggaa? mau yaaa? sambil beramal loh, soalnya seperti tahun lalu, royalti akan disumbangkan ke panti asuhan.

Harganya Rp 50.000 belum termasuk ongkos kirim.
Sistemnya pre-order. Jadi pesan dulu - bayar - cetak - kirim ke alamatmu deh. 
Gini nih caranya: 

Silakan email ke alamat admin@nulisbuku.com dengan subyek email "BELI BUKU Love Never Fails" dengan isi sesuai format berikut (contoh):

Nama         : Lala
Alamat       : Jalan merdeka no 8 Jakarta 
No Hp       : 085645887877
Judul Buku : Love Never Fails, buku #2 Kolaborasi (untuk judul tidak perlu dirubah)
Jumlah       : 2 eksemplar

Setelah mengirimkan email tersebut, admin akan membalas email kamu beserta jumlah uang yang harus kamu transfer dan nomer rekening untuk pembayarannya.
Yuk cuss pesaaaann!

Terima kasih. :)


Wednesday, 5 March 2014

blusukan ke pasar sendirian, perdana!!

Hari ini, pertama kalinya aku ke pasar sendirian. Ke pasar yang khusus jualan sandang sih. Aku lupa nama pasarnya, tidak terlau jauh dari kos. Isi pasar ya perlengkapan badan, kayak baju, jilbab, sandal, sepatu. Diluarnya juga ada yang jual kaset-kaset vcd/dvd. 
Sebelumnya udah sering sih ke pasar, tapi sama bulek. Pasar buat belanja kebutuhan sehari-hari. Seperti, sayur, ikan, bumbu-bumbu, kue-kue dsb. Rada jorok sih dalemnya. Apalagi pas di bagian jual ikan-ikannya. Udah becek, bau. Buanyaaaak orang. Pusing, ngga betah.
Tadi ke pasar ngga pake rencana sih, mendadak. Besok ada bimtek dan diharuskan menggunakan pakaian dan sepatu olah raga. Untuk pakaian dan celana aku udah ada. Kiriman dari ibuk juga. hehe. Tinggal cari sepatu deh. Ngga pikir panjang, aku langsung ke pasar. Kalau aku beli di toko atau mall, bisa ratusan ribu dan ngga mungkin bisa ditawar. Kualitas juga 11-12 sama yang di pasar. Bagus-bagus juga. 
Ketemulah sepatu ini, harga awal sih 180.000. WOW!! udah mahal nih. Ngga mau, calon emak-emak harus pandai nawar kalau di pasar. Berbekal ilmu dari Ibuk yang sering aku anter belanja ke pasar selama di Klaten. Keluarlah jurus-jurus tawar menawar harga. Tawarlah minimal separo harganya!
Tapi berhubung aku ini punya belas kasihan yang luar biasa dan super ngga tegaan, masak iya ditawar 90.000 (kurang nyali juga sih, ibu2 penjual di pasar itu crewet2 serem juga kalau ngga terima ditawar harga murah). Aku tawar lah 100.000. Dengan nada uang rada tinggi juga dia jawab, "dapet apa 100.000 sepatu tuh, ini merk ATT. kalau biasa ada, gampang rusak. mau? belom lah 100.000 dapet bagus" ya dengan kalimat2 mautnya. Aku naikin lah 120.000. Trus si ibu jawab, " ya udah lah dek, 125rb yak? malas saya masih pagi ributin harga sama anak kuliahan nih" (sambil bungkusin sepatunya). WHAT??? anak kuliahan? yup! Dia ngira kau masih kuliah, aku iya'in aja. 

Dan sepatu ini deal dengan harga 125.000. Lumayaaaaaannn :D

donat lucu

Unyu banget sih kue nya..sumpah. Kasihan banget kalau dimakan, ngga tega. 

Iseng lihat galeri foto di hape, nemu foto unyu ini kiriman dari pacar (iya, kiriman foto doang). Jadi gini, H-1 sebelum berangkat ke Pontianak, aku beliin temen-temen kos dan juga pacar kue donat. Donat yang bukan yang mahal itu sih, Kuki  Donat namanya, tokonya di jakal sebelah The Kalimilk. Murah, lumayan enak juga. 
Aku tahu toko ini pun dari temen, Agvien. Malem-malem maen beli donat di Kuki ternyata enak juga. Eh, pas kerja kebetulan kantornya deketan sama pabriknya. Di Jakal rada atas, tepatnya di Jalan Damai, Perum Dayu Permai. Kalau kerja, dan pabriknya lagi produksi, duuuh bikin ngiler pengen beli deh.
Balik ke H-1 Pontianak. Ke Kuki Donat, kebetulan juga ada si kuning lucu itu, aku beli deh buat pacar. Dia sempet bilang, sayang banget sih kalau dimakan. Tapi ternyata dimakan juga. :(
Ya ngga apa deng, namanya juga kue. Dibeli buat dimakan. Salahnya yang produksi, kreatif. Hehee..