Sunday, 20 September 2020

Untuk Shifa, dari Shifa.

Pontianak, 20 September 2020.


Hai.
Usia yang semakin bertambah secara nominal. Namun berkurang secara waktu. Cukup-cukupin nangisnya. Maaf sudah sering menyakiti diri sendiri dengan segala ke-overthinking-an itu. Maaf sudah pernah sempat membenci diri sendiri. 

Shifa..terima kasih sudah menjadi orang yang mau memikirkan keadaan orang lain yang terkadang berlebihan dan itu kurang baik jadinya.
Terima kasih sudah mau dan mampu berjalan sangat jauh.
Terima kasih sudah menjadi perempuan yang hebat, merantau, keluar dari zona nyaman, berjuang demi masa depan.
Terima kasih sudah mau belajar bagaimana "menerima".
Terima kasih sudah mau berusaha sangat luar biasa. 
Terima kasih sudah menyerahkan segalanya kepada Allah SWT, termasuk segala perkataaan dan perlakuan orang lain yang buruk terhadapmu. 

Boleh jika ingin melihat kebelakang, namun hanya sekedar untuk melihat betapa hebatnya dirimu sudah melalui hal-hal yang lalu. Sulit atau mudah, senang maupun susah, kamu mampu dan kuat. Jangan meratapi apa-apa yang sudah-sudah.

Kamu boleh duduk sebentar untuk mengatur nafas. Itu perlu. Silakan.
Kemudian teruslah berjalan, lari, kejar apa yang membahagiakan bagimu.
Tanpa lupa orang-orang yang mendukung dan mendoakanmu. Tanpa lupa apa saja yang sudah kamu lalui.

Aku harap kamu menjadi pribadi yang makin luar biasa hebat. Menjadi istri yang solehah dan anak yang berbakti kepada orang tua.

Percaya saja. Semua akan segera berlalu seperti yang sudah-sudah. 

Yakinlah.

Berbahagialah, kamu, kita.

Terima kasih banyak ya. ❤️

0 comments:

Post a comment