Monday, 3 February 2014

Pindahan (4)

Hingga pada akhirnya, waktu itu datang juga. Dan ya! Doa dan support mereka tak sia-sia. Tak pernah menjadi sia-sia. Saatnya mempersiapkan batin untuk keluar dari zona nyaman. 
Beginilah hasilnya, dari perjuangan yang luar biasa. Semua sesuai dengan keinginan keluarga. Namun, hati ini..tidak. Hm, semacam goyah. Semacam aku terlanjur mendekat ke tangga. Dan aku harus naik, jika tidak orang-orang dibelakangku pasti akan kecewa. 

Oke, ini resiko. Aku harus siap ambil itu. Aku harus naik anak tangga. Aku harus siap berpindah tempat. Ini pindahan yang menyakitkan. Sesakitnya ketika memang saling cinta tapi ternyata harus ada jarak diantaranya. You know what I mean??? 

Aku masih ingat betul bagaimana bahagianya. Kemudian, sedihnya. ( dear you. )

Aku mau tulis seberapa beratnya pun ngga mampu. Mungkin hanya ini sepenggal lirik Kekal dari Homogenic.


0 comments:

Post a comment