Sunday, 14 June 2020

Bangku Kosong

Seberapa aku takutnya dengan kondisi "sendiri"? Aku ga mampu ngira2 sih, karena kadang aku berani2 aja. Tapi aku juga kadang ngrasa "duh aku ini sendirian, yang lain pada berdua, bertiga, dst". Lagi2 aku membandingkan kondisiku dengan orang lain. Itu masuk kategori takut ga sih? Takut yang timbul karena ulah sendiri ya? Haha.
Mengenai bangku kosong, mereka tak mengapa, benda mati. Jadi aku pun gpp kalau aku merasa sendiri dan kosong, karena aku benda hidup, punya perasaan. Lagi2 aku mencari alasan untuk membela diri sendiri. Haha. 
Nggak apa sih. Kata quote yang beredar di luaran sana, "it's ok not to be ok".
Demi menghindari perasaan yang timbul akibat diri sendiri membandingkan dengan keadaan orang lain, aku perlu menghindari duduk dengan bangku kosong, alias duduk sendiri di tempat umum.
Tapi terkadang jika datang kekuatan entah dari mana asalnya, aku bisa duduk sendiri dengan lawan bangku kosong. Seperti pagi ini. Aku duduk makan 1 roti keju dengan 1 ice cafe vanilla latte. Aku bersyukur, pagi ini aku kuat. Alhamdulillah.

Atau karena aku ditemani roti keju sama es makanya kuat? Hahahaaaa

0 comments:

Post a comment