yang tak terlupakan,19 Januari 2013.

Jalan-jalan sama temen kuliah.

Puluhan Pantai Cantik Di Gunungkidul Yogyakarta

Butuh Referensi pantai-pantai di Jogja?? cuss klik judulnya!

Pantai Jungwok dan Pantai Greweng

Adventure is out there!!!

Les dan Privat Akuntansi Yogyakarta

hai!kamu yang di jogja (SMA/SMK/Perguruan Tinggi) lagi bingung sama yang namanya akuntansi?? jurnal jurnal ampek laporan keuangan?? yuk les/privat akuntansi

Monday, 3 February 2014

Pindahan (5)

Pada akhirnya keadaan mengharuskanku untuk berpamitan kepada semua orang disekitarku, memohon restu serta doa, begitu juga ucapan terima kasih.

Terlebih, mengenai hati merasakannya saja sesak sekali rasanya. Senyum yang sangat dipaksakan harus berkali-kali aku lakukan demi menghindari tangis. Memalukan. haha.

Aku masih ingat betul rasa Indomie iga penyet yang ku santap malam itu di rumah dengan adekku. Tapi rasanya tak seenak itu lagi saat aku santap disini. Aku sudah pindahan. 


Packing barang. Semua Ibu yang melakukan. Aku hanya menyelesaikan barang-barang pindahan kosku. Kemudian, memilih barang mana saja yang akan aku bawa ke Pontianak. Lagi-lagi aku merepotkannya.

Saat check in pun tiba, masih tergolong pagi di Adi Sucipto Yogyakarta. Aku sendiri. Aku mulai memutar beberapa lagu bertempo cepat. Menghindari pikiranku untuk berkelana terlalu jauh mengenai perpisahan.Aku masih benar-benar sadar, aku baik-baik saja hingga pada akhirnya aku sudah di Bandara Supadio Pontianak. Cuaca lumayan cerah, hingga aku tersadar, di sepanjang jalan aku berada dalam sebuah taxi yang semakin akan menjauhkanku dari mereka yang tercinta. Finally, today, i'm movers...

Aku pindahan dan aku baik-baik saja.


Pindahan (4)

Hingga pada akhirnya, waktu itu datang juga. Dan ya! Doa dan support mereka tak sia-sia. Tak pernah menjadi sia-sia. Saatnya mempersiapkan batin untuk keluar dari zona nyaman. 
Beginilah hasilnya, dari perjuangan yang luar biasa. Semua sesuai dengan keinginan keluarga. Namun, hati ini..tidak. Hm, semacam goyah. Semacam aku terlanjur mendekat ke tangga. Dan aku harus naik, jika tidak orang-orang dibelakangku pasti akan kecewa. 

Oke, ini resiko. Aku harus siap ambil itu. Aku harus naik anak tangga. Aku harus siap berpindah tempat. Ini pindahan yang menyakitkan. Sesakitnya ketika memang saling cinta tapi ternyata harus ada jarak diantaranya. You know what I mean??? 

Aku masih ingat betul bagaimana bahagianya. Kemudian, sedihnya. ( dear you. )

Aku mau tulis seberapa beratnya pun ngga mampu. Mungkin hanya ini sepenggal lirik Kekal dari Homogenic.


Pindahan (3)

I'm in love again!!


Udah gede, rasanya malu banget kalau mesi kasih pengumuman ke orang-orang. Haha.. Tapi ada aja yang ngerti. Kalem gaeeess! 

Ini udah bener-bener pindahan (hati) ya. Perasaan lagi seneng-senengnya, dan aku mau seneng terus! Aamiin.
Tapi udah gitu tetep ya, masih aja yang nanyain, "kamu balikan, oke lets to eat-eat!" haha. Konyol banget sih orang-orang. Aku senyumin aja, capek sih ya jawab.

Terkadang, memindahkan suatu perasaan yang sebenarnya cinta (pake titik) itu hanya semudah mengedipkan mata, tak pernah ada niat, reflek, terjadi begitu saja, dan kemudian aku menyadari, aku sudah mengedipkan mata, ya...aku jatuh cinta.


Pindahan (2)

Normalnya aku ini perempuan usia 22 tahun yang mandiri namun manja. Loh?? Bingung ya, aku pun. Ada kalanya aku ingin kesana-kemari alias tak mau berdiam diri di Kota yang sangat memanjakan aku ini, Yogyakarta. Ada waktunya juga aku ingin menetap di Kota ini, karena ini zona nyamanku. Tapi bukan Shifa namanya kalau tidak berani mengambil resiko. Aku putuskan (mungkin cuma setengah sadar) aku kejar suatu pekerjaan di luar daerah, bahkan di luar pulau Jawa. Konyol. Aku pikir, iseng-iseng berhadiah ajalah, toh lawanku pasti ratusan se-Indonesia Raya. ''G boleh iseng-iseng harus serius, biar hasilnya bagus", gertak Bulekku waktu itu. Hahaha. 

***
Mengenai hati, aku masih disibukkan dengan pertanyaan orang yang berbulan-bulan tak berhenti. "Udah move on belom?". Aku ngga habis pikir sama mereka, segitu perhatiannya sama aku hingga tak pernah lelah menggangguku dengan pertanyaan-pertanyaan konyol semacam itu. Mereka tahu terakhir kali aku berpacaran sama seseorang yang menurut mereka bakal 'jadi' selamanya. Entahlah...aku rasa semua penjuru Jogja pun semacam mengamini. 

Oke, aku bongkar dikit. Move on udah lama banget, karena aku yang memutuskan hubungan dan aku pikir itu yang terbaik. Dari situlah, aku harus berkonsentrasi untuk memikirkan hal-hal dalam pengupayaan "tidak merepotkan orang tua lagi". Urusan pekerjaan dan sebagainya membuat aku untuk mengesampingkan pindahan dalam hal percintaan (ceileeh). Yaa posisi lagi nulis ini juga udah jatuh cinta kaliiii. Eaaa!! haha.

Coba baca dear you.

Dimasa-masa menunggu hasil, ya bisa dibilang bisa selonjoran sekaligus jalan-jalan. Sama temen-temen. Dan pada akhirnya, aku pindahan!! Sungguh, ini mengenai perasaan, yeach! Damn! i'm in love again!


Pindahan (1)

Pindahan. Denger kata itu aja udah berasa repot banget ya. Apalagi ini termasuk pindahan dalam skala besar alias sangat menguras kantong, isi perasaan serta pikiran. Buset deh, pindahan apaan sih ini?

Bisa dibilang ini ada hubungannya sama postingan sebelumnya mengenai Zona Nyaman. Well, this is my journey of my life. Hmm.. my adventure? right!! 

Masa setelah aku menuntaskan S1 ku, aku mulai memutar otak untuk segera tidak lagi merepotkan orang tua, walaupun pada akhirnya aku bekerja disalah satu perusahaan swasta di Jogja yang cukup membuat aku pusing setiap hari.Pikiranku untuk segera tidak merepotkan orang tua lagi itupun salah besar. Aku masih sangat mengganggu Ibuku untuk membimbingku dalam bekerja (bidang kerja satu jurusan sama Ibu). Walaupun menurut dia, itu tidak merepotkan. Tapi aku sangat mengganggu waktunya. 

Dan pada akhirnya aku memutuskan untuk mencari tempat yang lebih untuk menunjang karirku. Itupun aku masih butuh orang tua (bahkan) serta keluarga besar untuk mensuportku. Bayangkan, aku harus berkali-kali terbang kesana kemari, berpindah-pindah tempat dalam kurun waktu yang cukup dekat, jam istirahatku pun sangat minim. Mungkin aku menyerah kalau tanpa mereka, keluarga serta sahabat. Yang dimana pesan bbm ataupun sms aja udah support aku banget. 

Jelas, aku harus mengesampingkan waktu santaiku yang seharusnya aku kumpul dan jalan sama temen. Disisi lain aku masih banyak pekerjaan juga di Jogja. Menguras pikiran. Ini pindahan. Perasaan dan pikiran ke nalar dan logika untuk masa depan.