Wednesday, 26 March 2014

MH370

aku tak pernah membayangkan betapa takutnya mereka para penumpang pesawat MH370 beberapa waktu yang lalu. mungkin aku lebih tenang ketika ada kemungkinan dibajak oleh teroris atau apalah itu. Bukan jatuh atau meledak. Mengapa? Andai saja memang dibajak ada ribuan kemungkinan tetap selamat. Jika jatuh? Entahlah. 

Beberapa waktu yang lalu (akhir tahun lalu) aku sempat mengalami guncangan hebat di pesawat dikarenakan cuaca buruk. Mungkin sekitar 15 - 30 menit saja. Tapi waktu yang mungkin singkat tersebut adalah waktu terlama yang sangat teramat mencekam. Bayangkan saja, aku berada di jauh ketinggian di dalam burung besi yang dikendalikan orang seorang manusia biasa. Dan Tuhan yang sangatlah lebih berkuasa atas segala cuaca dan takdir hidup serta kematian. 
Tidak ada kata serta suara lain selain jeritan dan dzikir di dalam pesawat tersebut. Dikuar jendela terlihat gelap. Awan yang biasanya sangat cantik, putih bersih, menjadi sangat mengerikan. Waktu itu sore hari.
Dalam posisi yang hanya berguncang naik turun naik turun serta bergetar hebat saja sudah sangat mendebarkan, apalagi mereka yang saat ini sudah tiada. Tapi bersyukur mereka tak kan melewati yang namanya terbang lagi.
Damai selalu di sisi Allah, semoga para keluarga serta sahabat yang ditinggalkan diberi kesabaran yang luar biasa. Aamiin
(source: google)

0 comments:

Post a comment