Tuesday, 27 August 2013

yang penting berpenghasilan

baca dulu Kulon Progo Part 3 ya...ini semacam kelanjutannya, hehe..
mengenai Bapak Muji Wiyono, umurnya baru 76 tahun, bekerja menjadi tukang parkir di beberapa pasar di Kulon Progo baru 7 tahun, ditambah 50 tahun. iya baru 57 tahun. begitu tutur katanya.
dia cerita banyak hal dengan antusiasnya dengan kami berdua (aku dan temenku). dia udah sangat tua, tapi terlihat segar bugar dan bersemangat.
dia bercerita mengenai suka duka menjadi tukang parkir. dan aku dapat menarik kesimpulan bahwa simbah ini pekerja keras dan profesionalitasnya patut dicontoh. misalnya, walaupun jam pasar sudah mulai habis atau sudah sepi, tetapi masih ada 1 motor yang di parkir dia tetap menunggui motor tersebut bahkan hingga sore". menjadi tukang parkir itu diserahi tanggung jawab serta amanah, harus dijaga" kurang lebih seperti itu katanya. luar biasa!
sekarang lihat orang lain udah digaji besar, semisal PNS. kerja kantoran, nyaman, kurang lebih jg duduk2 saja, jam kerja juga wajar, sabtu minggu libur, masih aja curi2 waktu untuk bolos.

dibandingkan menjadi tukang parkir, capek-capek angkat2 motor, geser2 motor, panas2an, penghasilan tak seberapa. tapi kualitas profesionalnya lebih besar dari pegawai kantoran. aku salut!

dia sempat cerita juga, sebenarnya dia terpaksa menjadi tukang parkir, cari kerja susah, ya daripada nganggur kasihan keluarganya, menjadi tukang parkir tidak apa, yang penting berpenghasilan, bisa menghidupi keluarganya. hingga dia terlanjur enjoy dgn menjadi tukang parkir, ya harus disyukuri, ini rejeki dari Alloh dengan jalan seperti ini, pokoknya ya di syukuri, begitu jelasnya.

banyak pelajaran berharga dari obrolan singkat ku dengan pak Muji Wiyono ini, semoga kalian pun juga dapat mengambil pelajaran berharga itu dari cerita singkat ini.

0 comments:

Post a comment